Rabu, 14 Mei 2014

Cara Merawat Bulu Musang Pandan



ini beberapa tips cara merawat bulu musang pandan:

1. Jagalah selalu kebersihan kandang dan badan
musang.
Poin pertama ini adalah hal terpenting dalam merawat bulu musang. Kandang dan badan musang yang kotor akan membuat kulit musang menjadi iritasi dan akhirnya akan menyebabkan kerontokan, terutama di bagian ekor. Selalu bersihkan kandang musang minimal sehari sekali dan mandikan musang minimal 3 hari sekali dengan shampo bayi yang tidak pedih dimata atau shampo kucing.

2. Berikan makanan bergizi
Musang yang stress dan bergizi buruk ditandai dengan rontoknya bulu musang. Maka dari itu, jaga selalu pola pemberian makan pada musang. Pemberian suplemen makanan berupa scott emulsion juga disarankan agar nafsu makan musang selalu terjaga dengan baik. Pemberian minyak ikan pada makanannya seminggu sekali juga bisa dilakukan.

3. Konsultasikan dengan orang yang lebih berpengalaman atau dokter hewan terdekat sesegera mungkin jika bulu musang terlihat sudah mulai rontok.

Selasa, 06 Mei 2014

Cara Memegang Musang Galak Tanpa Terluka



1. Cara memegang musang galak tanpa terluka yang pertama adalah gunakan sarung tangan. Gunakan sarung tangan tebal (glove) atau sarung tangan wol berwarna putih yang biasa digunakan oleh tukang bangunan.

2. Setelah menggunakan sarung tangan tebal, langkah kedua dalam cara memegang musang galak adalah menarik ekor musang tersebut tanpa ragu dengan tangan kiri. Sebaiknya, pegang ekor musang dari pangkalnya.

3. Setelah pangkal ekor musang terpegang, cara berikutnya dalam memegang musang galak tanpa terluka adalah mengangkat musang dari bagian bawah tubuhnya lewat bagian bawah ekornya hingga bagian perut. sebaiknya, jangan ragu-ragu dalam langkah ini. Musang akan tahu jika anda ragu-ragu atau takut, dan ini akan membuat musang tersebut jadi makin berani melawan terhadap anda.

4. Setelah terangkat dan kini musang berada di gendongan anda, biarkan dia nyaman di pergelangan tangan anda. Patut dicatat bahwa sangat kecil kemungkinan bahwa musang akan mengigit pergelangan anda. Musang hanya akan mengigit jari dan tangan anda, tidak dengan anggota tubuh anda yang lain. Maka, jangan ragu-ragu atau jangan takut.

Cara Memandikan Musang



Perlengkapan untuk memandikan musang:
1. Sampo khusus kucing, bisa dibeli di petshop terdekat. Bisa juga diganti dengan sampo bayi yang tidak pedih di mata.
2. Hair lotion untuk bayi.
3. Air dari keran yang dialirkan selang. Bisa juga menggunakan gayung.
4. Sarung tangan dari bahan kain tebal (jika diperlukan).

Waktu yang tepat untuk memandikan musang:
Waktu yang tepat untuk memandikan musang adalah pagi hari, sekitar jam 7 hingga jam setengah 9 pagi hari. Hal ini karena musang akan dijemur setelah di mandikan. Selain dapat memberikan asupan vitamin D, penjemuran juga berguna untuk membunuh sisa-sisa bakteri dan jamur yang mungkin saja masih tersisa di tubuh musang.

Proses memandikan musang:
1. Lepaskan dasar kandang musang, lalu pindahkan kandang musang ke ruangan tempat memandikan musang.
2. Langsung siram musang di dalam kandang dengan air hingga rata.
3. Tuangkan sedikit sampo kucing ke tangan anda, lalu gosok perlahan ke tubuh musang hingga merata dan berbusa. Jika musang masih galak atau semi jinak, anda bisa menggunakan sarung tangan.
Saya lebih menyarankan anda untuk tidak nenggunakan sarung tangan. Hal ini dikarenakan banyak musang yang 'agak sentimen' dengan sarung tangan.
4. Bilas tubuh musang hingga semua sisa sampo bersih, kemudian jemur di terik sinar matahari hingga setengah kering.
5. Setelah setengah kering, pindahkan musang ke tempat teduh, lalu usapkan hair lotion ke tubuhnya hingga merata.
6. Jemur kembali musang kira-kira 5 menit.

Senin, 05 Mei 2014

Cara Memelihara Musang Pandan



Karakteristik musang
Karakteristik musang pandan umumnya sama saja dengan musang lain, dan secara umum, karakteristik musang adalah sebagai berikut:
1. umumnya karnivora (pemakan daging)
meski musang termasuk bisa memakan segalanya, namun di alam musang lebih cenderung pemakan daging.
2. nocturnal (aktif di malam hari)
musang menghabiskan siang hari untuk tidur dan aktif mulai di awal malam hingga penghujung malam. ada beberapa jenis musang yang tetap terjaga di siang hari, namun umumnya musang cenderung tidur atau malas-malasan di siang hari.
3. arboreal (banyak hidup di atas pohon)
meski kerap ditemui di tanah atau bahkan ditempatkan di dalam kandang, di habitat aslinya musang pandan banyak menghabiskan waktu di atas pohon.

Cara memelihara musang pandan

Berikut adalah beberapa tips cara memelihara musang pandan:
1. Musang pandang yang dipelihara biasanya diberi makan buah-buahan (pepaya, pisang), nasi + kecap, catfood/dogfood. Namun kebanyakan owner musang pandan memberikan nasi + kecap sebagai makanan utama atau kepala ayam rebus. Untuk minuman sendiri, anda bisa memberi air mineral atau air gula pasir kepada musang anda.

2. Untuk pemberian makanan hendaknya diselang seling untuk menghindari kebosanan.
Pemberian buah-buahan seperti pisang dan pepaya wajib dilakukan minimal seminggu sekali agar pencernaan musang tetap terjaga.

3. Musang juga wajib dimandikan minimal seminggu sekali dan kandangnya harus dibersihkan minimal 2 hari sekali. Jangan membiarkan kandang musang kotor karena bisa menyebabkan bulu musang rontok, musang menjadi sakit, dan menimbulkan penyakit kulit.

4. Jika sudah panjang, kuku musang juga hendaknya dipotong.

5. Musang hendaknya tidak terlalu kurus atau tidak terlalu gemuk. Tidak jarang, musang yang mengalami obesitas akan mengalami sudden death (kematian secara mendadak) akibat gagal jantung.

Cara Memotong Kuku Musang



Memotong kuku musang memang menjadi keharusan bagi mereka yang memiliki musang. Dengan memotong kuku musang, anda akan bebas dari luka gores (baret) saat menggendong musang. Tidak seperti cara memotong kuku sugar glider, memotong kuku musang tidak bisa dilakukan seorang diri. Diperlukan minimal dua orang untuk memotong kuku musang.

Dan berikut adalah cara memotong kuku musang yang baik dan benar:

Alat:
• Gunting kuku kecil atau gunting kuku bayi.
• Glove atau sarung tangan dari bahan kain tebal atau kulit.

Proses memotong kuku musang :
1. Mintalah bantuan pada teman atau kerabat anda untuk membantu proses pemotongan kuku ini. kenakan glove atau sarung tangan dari kain tebal.

2. Keluarkan musang dari kandang. Pegang pangkal ekor musang dengan tangan kiri dan pegang leher musang dengan tangan kanan. Meski musang akan melawan dan berusaha melepaskan diri, usahakan untuk mengeratkan pegangan anda pada leher dan pangkal ekor musang NAMUN jangan sampai menyakiti si musang. Diamkan musang selama beberapa saat hingga ia terlihat tenang.

3. Jika musang sudah mulai tenang dalam pegangan anda, balikkan tubuh musang hingga perutnya menghadap keatas, kemudian mintalah sahabat atau teman anda untuk memotong kukunya satu persatu. Jangan memotong kuku musang terlalu dalam hingga melukai bagian daging di dalam kukunya. Cukup potong bagian yang tajam, beberapa milimeter di bagian bagian paling atas kuku musang.

4. Jika semua kuku musang sudah dipotong, kembalikan musang ke posisi semula (bagian perut ada dibawah, dan lepaskan musang perlahan-lahan. Diamkan musang beberapa menit di kandangnya agar bisa menenangkan diri, kemudian beri air minum.

Cara Mudah Menjinakkan Musang



Banyak orang yang ingin tahu Cara Mudah Menjinakkan Musang dan prinsip menjinakkan musang. Terlebih saat ini musang termasuk hewan yang sedang musim dipelihara sebagai hewan peliharaan. Meski cenderung termasuk hewan buas, ternyata musang bisa dijinakkan. menjinakkan musang memang gampang-gampang susah. Sebagai hewan nocturnal (aktif di malam hari), musang bisa mengetahui perasaan ownernya hanya lewat pandangan atau kontak mata. Maka, makin takut kita terhadap musang, maka makin berani dia terhadap kita.
Inilah beberapa prinsip cara menjinakkan musang.


1. Hilangkan rasa takut.
Prinsip pertama dalam menjinakkan musang adalah menghilangkan rasa takut. Makin takut kita terhadap musang tersebut maka akan semakin liar dan buas musang itu.

2. Digigit adalah hal wajar.
Prinsip menjinakkan musang yang kedua adalah membiasakan diri digigit. Menggigit merupakan sifat dominasi dari musang, dan hal ini seharusnya tidak membuat anda takut. Secara singkat, musang menggigit hanya untuk membuat anda takut, bukan untuk melukai. Maka, biasakan diri anda digigit musang dan jangan sampai gigitan musang membuat anda takut.

3. Tempatkan diri anda sebagai partner, bukan sebagai pemiliknya.
Prinsip menjinakkan musang yang ketiga adalah menempatkan diri anda sebagai partnernya, sebagai sahabat si musang, bukan sebagai pemilik. Makin kuat kedekatan anda dengan si musang, maka makin kuat juga ikatan (bonded) anda dan si musang. Musang akan mengikuti anda kemanapun anda pergi dan menganggap anda sebagai orangtuanya.

4. Handsfeed (memberi makan dengan tangan).
Prinsip terakhir dalam menjinakkan musang adalah sering menyuapinya makan atau dalam bahasa inggris disebut handsfeed. Anda bisa melakukan langkah ini bila ketiga langkah diatas sudah sempurna dilakukan. Hal ini agar si musang makin dekat secara emosional dengan anda.

Cara Menjinakkan Musang



Ada banyak cara menjinakkan musang . Namun, seperti kebanyakan trik cara menjinakkan hewan nocturnal (hewan yang aktif di malam hari), kunci keberhasilan dalam menjinakkan musang adalah dengan memperbanyak interaksi kepada si hewan, atau dalam hal ini, musang.

Namun ada satu pengecualian dalam menjinakkan musang, yaitu kita harus membiasakan diri digigit oleh si musang. Menggigit adalah salahsatu cara alami musang dalam mengenali kita sebagai ownernya. Maka dari itu, dengan membiasakan diri digigit, maka dia akan mengenali bau tangan kita sebagai ownernya. Dengan cara itu, musang akan menjadi jinak .

Menempatkan musang di tempat yang ramai dilalui orang akan membuat musang menjadi terbiasa dengan kehadiran manusia. Tempatkan kandang musang di tempat yang ramai selama minimal satu minggu untuk membiasakan musang dengan lingkungan manusia. Poin ini lebih penting dilakukan dibanding dengan poin cara menjinakkan musang lainnya jika musang yang didapat adalah hasil tangkapan liar (WC).

Pemberikan makan dengan tangan (handsfeed) juga dibutuhkan. Elusan tangan kita pada tubuh si musang juga akan membuat si musang mengenali elusan tangan kita.

Lain daripada itu, kunci utama dalam menjinakkan musang adalah dengan cara banyak berinteraksi. Cara termudahnya adalah dengan mengeluarkan musang dari kandangnya di ruangan tertutup lalu kita mengajak main si musang. Cara ini sangat efektif dan relatif lebih cepat dari cara lainnya.

Faktor lainnya adalah kesabaran. Tiap musang memiliki karakternya masing-masing, mirip seperti manusia. Ada yang memang gampang dijinakkan, ada juga yang memang agak susah. Maka, kesabaran kita dalam menjinakkan musang bisa jadi adalah faktor keberhasilan terbesar dalam proses menjinakkan musang.

Penyakit Pada Musang Yang Bisa Menyebar Ke Manusia



1. Penyakit rabies pada musang.
Musang berpotensi menularkan rabies kepada manusia. Penularan rabies oleh musang kepada manusia terjadi karena adanya kontak terhadap air liur yang mengandung virus rabies.
Pencegahan penyakit rabies pada musang bisa dicegah dengan memberikan vaksin rabies kepada musang peliharaan. Pemberian vaksin rabies kepada musang hendaknya dilakukan saat musang sudah dewasa dan memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat.

2. Penyakit toksoplasma pada musang.
Tidak hanya kucing, toksoplasma juga bisa terjadi pada musang. Penularan toksoplasma dari musang kepada manusia terjadi sama halnya dengan kucing, yaitu melalui protozoa berjenis toxoplasmosis gondii yang termakan atau masuk ke dalam tubuh manusia melalui mulut (oral).
Anda bisa mencegah penularan toksoplasma dari musang kepada manusia dengan rajin mencuci tangan setelah memegang musang serta rajin membersihkan kandang dan rajin memandikan musang.

Ciri Musang Sehat



• Ciri musang yang sehat yang pertama adalah aktif bergerak. Musang yang sehat biasanya aktif bergerak, terutama pada malam hari. Musang yang terlihat lemas serta tidak bertenaga merupakan tanda awal bahwa musang tersebut dehidrasi atau kehausan.
• Musang yang sehat tidak memiliki air liur yang berlebihan di mulutnya. perlu diperhatikan bahwa musang yang sehat tidak memiliki air liur yang menetes dari mulutnya. Air liur yang keluar secara berlebihan dari mulut musang bisa menjadi indikasi penyakit yang lebih serius pada musang seperti rabies dan lain sebagainya.
• Musang yang sehat bermata jernih serta tidak keruh. Perlu penulis ingatkan bahwa penyakit katarak juga bisa terjadi pada musang. Tanda musang yang terkena katarak antara lain bola mata yang berwarna keputihan atau keruh. Cara mengobati katarak pada musang antara lain dengan membatasi asupan protein kepada musang. Berikan hanya buah-buahan kepada musang yang terkena katarak.
• Musang yang sehat tidak pincang atau lumpuh. ciri musang yang sehat selanjutnya adalah memiliki kaki yang kuat serta tidak pincang. musang yang pincang kakinya mengindikasikan bahwa musang tersebut kekurangan kalsium atau terkena terkilir.

Cara Mengobati Pincang Kaki Pada Anak Musang Pandan



Berikut adalah cara mengobati anak musang yang kakinya pincang:
• Hal pertama yang harus dilakukan untuk mengobati anak musang yang kakinya pincang atau yang menderita pincang kaki adalah mengetahui penyebab pincang kaki pada anak musang tersebut. Penyebab penyakit kaki pincang pada anak musang biasanya dikarenakan benturan atau kekurangan kalsium. Cara untuk mengetahuinya adalah dengan menekan bagian kaki yang pincang secara perlahan. Jika musang terlihat kesakitan saat ditekan, maka berarti penyebab anak musang anda pincang adalah karena benturan atau lainnya. Anda bisa mengoleskan minyak tawon atau minyak gandapura ke bagian kaki yang pincang secara rutin, pagi dan sore hari.
• Jika saat ditekan bagian yang pincang anak musang tersebut tidak terlihat kesakitan, maka besar kemungkinan penyebab kaki anak musang menjadi pincang tersebut adalah karena kekurangan kalsium. Anda bisa menambahkan sedikit RepCal (reptile calcium) yaitu suplemen kalsium berbentuk bubuk yang biasa diberikan kepada kura-kura ataupun reptil. anda bisa mencampurkan RepCal tersebut ke makanannya. Selain itu, jika anak musang tersebut masih diberi makan bubur bayi, anda bisa mencampur bubur bayi sebagai pakan anak musang anda dengan sedikit susu dancow bubuk.
• Saat treatment pengobatan kaki anak musang yang pincang dilakukan, lakukan observasi terhadap anak musang tersebut selama dua sampai tiga minggu. Jika tidak terjadi perubahan terhadap penyakit pincang kaki tersebut, maka lebih baik anda membawa anak musang anda sesegera mungkin ke dokter hewan terdekat.
3 Mei 2014 pukul 16:38
Berikut adalah cara mengobati anak musang yang kakinya pincang:
• Hal pertama yang harus dilakukan untuk mengobati anak musang yang kakinya pincang atau yang menderita pincang kaki adalah mengetahui penyebab pincang kaki pada anak musang tersebut. Penyebab penyakit kaki pincang pada anak musang biasanya dikarenakan benturan atau kekurangan kalsium. Cara untuk mengetahuinya adalah dengan menekan bagian kaki yang pincang secara perlahan. Jika musang terlihat kesakitan saat ditekan, maka berarti penyebab anak musang anda pincang adalah karena benturan atau lainnya. Anda bisa mengoleskan minyak tawon atau minyak gandapura ke bagian kaki yang pincang secara rutin, pagi dan sore hari.
• Jika saat ditekan bagian yang pincang anak musang tersebut tidak terlihat kesakitan, maka besar kemungkinan penyebab kaki anak musang menjadi pincang tersebut adalah karena kekurangan kalsium. Anda bisa menambahkan sedikit RepCal (reptile calcium) yaitu suplemen kalsium berbentuk bubuk yang biasa diberikan kepada kura-kura ataupun reptil. anda bisa mencampurkan RepCal tersebut ke makanannya. Selain itu, jika anak musang tersebut masih diberi makan bubur bayi, anda bisa mencampur bubur bayi sebagai pakan anak musang anda dengan sedikit susu dancow bubuk.
• Saat treatment pengobatan kaki anak musang yang pincang dilakukan, lakukan observasi terhadap anak musang tersebut selama dua sampai tiga minggu. Jika tidak terjadi perubahan terhadap penyakit pincang kaki tersebut, maka lebih baik anda membawa anak musang anda sesegera mungkin ke dokter hewan terdekat.

Minggu, 04 Mei 2014

Cara Agar Bulu Musang Menjadi Lebat



inilah beberapa cara agar bulu musang lebat dan indah:
1. Cara pertama agar bulu musang menjadi lebat adalah menjaga kebersihan kandang dan badan musang.
Poin pertama ini adalah hal terpenting dalam merawat bulu musang. Kandang dan badan musang yang kotor akan membuat kulit musang menjadi iritasi dan akhirnya akan menyebabkan kerontokan, terutama di bagian ekor. Selalu bersihkan kandang musang minimal sehari sekali dan mandikan musang minimal 3 hari sekali dengan shampo bayi yang tidak pedih dimata atau shampo kucing. Anda bisa membaca mengenai cara memandikan musang di artikel cara memandikan musang.

2. Cara kedua agar bulu musang bagus dan terawat adalah memberikan makanan bergizi

Musang yang stress dan bergizi buruk ditandai dengan rontoknya bulu musang. Maka dari itu, jaga selalu pola pemberian makan pada musang. Pemberian suplemen makanan berupa scott emulsion juga disarankan agar nafsu makan musang selalu terjaga dengan baik. Pemberian minyak ikan pada makanannya seminggu sekali juga bisa dilakukan.

3. Cara ketiga agar bulu musang indah dan terawat adalah dengan mengoleskan minyak kemiri ke bulu musang. Lakukan langkah ini seminggu sekali sehabis musang dimandikan.

4. Konsultasikan dengan orang yang lebih berpengalaman atau dokter hewan terdekat sesegera mungkin jika bulu musang terlihat sudah mulai rontok.

Sabtu, 25 Januari 2014

Dunia semut

SELAMAT DATANG
DI DUNIA SEMUT
Tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana."
(QS. Al-Baqarah, 2:32)

 
 


 
Dalam perjalanannya ke sekolah setiap hari, Umar berjalan melewati halaman rumah di seberang jalan dan menunggu di sana untuk beberapa saat. Temannya yang sangat baik tinggal di dalam taman ini. Tak seorangpun tahu siapakah teman ini, tetapi Umar sangat menyayanginya. Umar tidak pernah lupa untuk mengunjungi temannya, dan sangat senang bersahabat dengannya. Lagi pula, temannya ini lebih pandai dari siapapun juga. Meskipun tubuhnya sangat kecil, teman Umar ini mampu melakukan berbagai pekerjaan penting. Ia juga sangat rajin bekerja. Ia melakukan seluruh pekerjaannya dengan sangat baik dan tepat waktu, seolah-olah ia adalah seorang prajurit dalam angkatan bersenjata. Kendatipun ia tidak bersekolah sebagaimana Umar, ia mampu melakukan berbagai macam kewajiban-kewajiban yang harus ia lakukan dalam hidupnya.
Tentunya engkau bertanya-tanya, siapakah teman mungil ini?
Teman rahasia Umar adalah seekor semut kecil, yang dapat melakukan berbagai pekerjaan yang menakjubkan.
Engkau mungkin belum pernah mendengar betapa terampil dan pandainya semut-semut itu. Beberapa di antara kamu bahkan mungkin menganggap mereka sebagai serangga-serangga sederhana yang berkeliaran sepanjang hari tanpa melakukan pekerjaan apapun. Akan tetapi jika ada di antara kalian yang beranggapan demikian, maka kalian telah keliru. Sebab semut, seperti halnya makhluk hidup yang lain, juga memiliki cara hidupnya sendiri.
Umar berkesempatan untuk mempelajari seluk-beluk kehidupan semut dari temannya, sang semut. Inilah yang menyebabkan mengapa Umar tidak pernah lupa mengunjungi temannya dan sangat senang bercakap-cakap dengannya.
Umar sangat takjub dengan hal-hal yang ia pelajari dari temannya tentang dunia semut. Dia ingin berbagi segalanya yang ia pelajari dengan orang lain tentang ketrampilan, kepandaian dan semua kemampuan luar biasa yang dimiliki teman kecilnya itu.
Lalu, apakah yang membuat Umar begitu gembira? Mengapa ia begitu terpesona dengan dunia semut? Engkau pasti bertanya-tanya mengapa. Kalau begitu, teruslah membaca...............
 


Semut memiliki jumlah yang jauh lebih banyak dari kebanyakan makhluk hidup lain di dunia ini. Untuk setiap 700 juta semut yang lahir di dunia ini, hanya ada 40 bayi manusia baru. Dengan kata lain, jumlah semut di dunia lebih banyak dibandingkan jumlah manusia.
Keluarga semut juga sangat besar. Sebagai contoh, engkau mungkin mempunyai keluarga beranggotakan 4-5 orang. Sebaliknya, dalam satu keluarga semut, kadang terdapat jutaan semut. Sekarang coba pikirkan barang sejenak: jika engkau memiliki kakak dan adik laki-laki ataupun perempuan dengan jumlah jutaan, dapatkah kalian hidup dalam satu rumah? Tentu saja tidak!
Beberapa keluarga semut melakukan pekerjaan layaknya tukang jahit, sebagian yang lain bercocok tanam seperti petani, dan bahkan sebagian lagi ada yang memiliki peternakan-peternakan kecil dimana mereka memelihara beberapa binatang yang lebih kecil. Sebagaimana manusia yang mengembangbiakkan sapi dan mengambil susunya, semut juga beternak kutu tanaman kecil (afid) dan memanfaatkan susunya.
Sekarang marilah kita dengarkan kisah Umar tentang dunia semut.





Umar: Aku pertama kali bertemu dengannya ketika aku melihat kepalanya yang mungil muncul dari dalam tanah. Kepalanya menarik perhatianku, sebab ukurannya sedikit lebih besar daripada tubuhnya. Aku heran mengapa kepalanya sebesar itu dan mulai mengamati temanku yang mungil ini. Kepala besar pada tubuhnya yang mungil membantu dalam tugasnya sebagai penjaga di pintu masuk sarangnya. Apakah kalian ingin tahu 'bagaimana' caranya? Ia melakukannya dengan memeriksa apakah semut-semut yang memasuki sarangnya termasuk anggota keluarganya atau bukan, dan tidak mengizinkannya masuk jika bukan termasuk keluarganya.
Segera setelah melihatnya, aku menemuinya dan bertanya apa yang sedang terjadi di dalam sarang. Temanku yang mungil mengerti rasa ingin tahuku, dan mulai bercerita kepadaku. Yang paling membuatku penasaran adalah bagaimana semut-semut berkepala besar mengenali teman-teman serumah mereka dan membiarkannya masuk ke sarang.
Semut :Umar, pertama-tama aku hendak mengatakan kepadamu bahwa kami menyebut keluarga kami sebagai 'koloni'. Dengan kata lain, kami hidup dalam masyarakat yang disebut koloni. Seekor semut dapat dengan mudah mengatakan apakah seekor semut lain termasuk anggota koloninya atau bukan. Ia melakukannya dengan cara menyentuh tubuh semut lain tersebut dengan antenanya (batang kecil tipis yang menjulur keluar dari bagian atas kepala semut), yang membantunya mengenali semut-semut asing melalui 'bau koloni' yang mereka miliki.. Jika semut tersebut ternyata asing, maka kami tidak akan mengizinkannya memasuki rumah kami. Bahkan terkadang kami harus menggunakan kekuatan untuk memaksa mereka pergi.


Semut :Umar, pertama-tama aku hendak mengatakan kepadamu bahwa kami menyebut keluarga kami sebagai 'koloni'. Dengan kata lain, kami hidup dalam masyarakat yang disebut koloni. Seekor semut dapat dengan mudah mengatakan apakah seekor semut lain termasuk anggota koloninya atau bukan. Ia melakukannya dengan cara menyentuh tubuh semut lain tersebut dengan antenanya (batang kecil tipis yang menjulur keluar dari bagian atas kepala semut), yang membantunya mengenali semut-semut asing melalui 'bau koloni' yang mereka miliki.. Jika semut tersebut ternyata asing, maka kami tidak akan mengizinkannya memasuki rumah kami. Bahkan terkadang kami harus menggunakan kekuatan untuk memaksa mereka pergi.
Semut "berbicara" satu sama lain dengan cara saling menyentuh






itu ja dulu y gan info nya,,,nanti saya lanjtin...hehheh....